Showing posts with label Kurikulum. Show all posts
Showing posts with label Kurikulum. Show all posts

Thursday, January 2, 2020

Kurikulum Ra 2020 (Sk Dirjen Pendis No. 3489 Tahun 2020)

Direktur Jenderal Pendidikan Islam akhirnya menetapkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 3489 Tahun 2020 tentang Kurikulum Raudhatul Athfal (RA). Keputusan terkait kurikulum RA ini disusun sebagai wujud  penjaminan mutu penyelenggaraan pendidikan kepada Raudlatul Athfal agar sesuai dengan standar bergolak dalam negeri pendidikan.

Kurikulum Raudlatul Athfal dalam Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 3489 Tahun 2020 menjadi pedoman dalam penyelenggaraan pendidikan kepada satuan pendidikan Raudlatul Athfal.

Raudlatul Athfal ataupun RA adalah salah satu bentuk dari Pendidikan anak usia dini (PAUD). Dalam penyelenggaraan pendidikannya menitikberatkan kepada peletakan dasar ke arah pertumbuhan lalu perkembangan fisik (koordinasi motorik halus lalu kasar), kecerdasan daya cipta, kecerdasan emosi, kecerdasan jamak, lalu kecerdasan spritual (Agama).

Direktur Jenderal Pendidikan Islam akhirnya menetapkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidi Kurikulum RA 2020 (SK Dirjen Pendis No. 3489 Tahun 2020)

Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 3489 Tahun 2020 tentang Kurikulum RA (Raudhatul Athfal) ini, dilengkapi dengan Lampiran Keputusan lalu Tabel A (Kompetensi Inti), Tabel B (Kompetensi Inti, Dasar, lalu Indikator), Tabel C (Contoh Program Semester), Tabel D (Contoh Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mingguan - RPPM), Tabel E (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian - RPPH), Tabel F (Contoh Muatan Pembelajaran RA), Tabel G (Standar Operasional Prosedur), lalu Tabel H (Contoh Penilaian).

Bab I Pendahuluan
  • Latar Belakang
  • Landasan Hukum
  • Tujuan Pengembangan KTSP
  • Sasaran
  • Prinsip-Prinsip Pengembangan KTSP
  • Acuan Operasional KTSP
Bab II Struktur Kurikulum lalu Muatan Kurikulum
  • Struktur Kurikulum 
  • Muatan Kurikulum
  • Kompetensi Inti
  • Kompetensi Dasar
  • Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan (STPP)
  • Indikator Perkembangan
  • Lama Belajar
Bab III Penyusunan Perencanaan Pembelajaran
  • Program Semester RA (PROMES)
  • Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mingguan (RPPM)
  • Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian (RPPH)
  • Standar Operasional Prosedur (SOP)
  • Beban Belajar
  • Ketuntasan Belajar
  • Alokasi Waktu (jumlah jam kegiatan yg dilaksanakan setiap hari lalu setiap minggu di RA)
  • Pindah Kelompok
  • Kalender Akademik

Bab IV Materi Pendidikan Agama di Raudlatul Athfal
Bab V Pengelolaan lalu Pengorganisasian Kelas
Bab VI Konsep, Teknik lalu Prosedur Penilaian

Download Struktur Kurikulum RA


Kurikulum RA 2020 berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 3489 Tahun 2020 terdiri atas tiga file yakni : SK Dirjen Pendidikan Islam Nomor 3489 Tahun 2020, Lampiran SK (Struktur Kurikulum RA), lalu Tabel-tabel Kurikulum RA.

Ketiganya becus diunduh di bawah ini:

  • SK Dirjen Pendidikan Islam Nomor 3489 Tahun 2020 tentang Kurikulum RA; DOWNLOAD
  • Lampiran SK Dirjen Pendidikan Islam Nomor 3489 Tahun 2020 (Kurikulum RA); DOWNLOAD
  • Tabel-Tabel Kurikulum RA, DOWNLOAD

Demikian Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 3489 Tahun 2020 tentang Kurikulum Raudhatul Athfal (RA).

Wednesday, January 1, 2020

Struktur Kurikulum Mi Ktsp Kma 207 Tahun 2014

Struktur kurikulum di Madrasah Ibtidaiyah (MI) berdasarkan KMA Nomor 207 Tahun 2020 masih terus menyisakan kegamangan bagi madrasah. Kegamangan terkait struktur kurikulum MI ini kian terasa saat Simpatika merilis Struktur Kurikulum MI yg digunakan dalam layanan Simpatika dengan Maret silam.

Padahal dengan ditetapkannya Simpatika sebagai salah satu pendataan resmi Kemenag (disamping EMIS), mau tidak mau, madrasah harus mematuhi aturan main yg dibuat oleh Simpatika. Termasuk dalam menetapkan struktur kurikulum untuk Madrasah Ibtidaiyah.

KMA Nomor 207 Tahun 2020 sendiri mengatur tentang kurikulum madrasah. Inti dari keputusan Menteri Agama ini adalah pemberlakuan kurikulum kombinasi antara K13 dengan KTSP (Kurikulum 2006). Dimana MI, MTs, MA, beserta MAK menggunakan KTSP untuk mata pelajaran umum beserta menggunakan Kurikulum 2013 (K13) untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Islam beserta Bahasa Arab.

Perberlakuan kurikulum gabungan tersebut terkecuali dengan madrasah yg sudah pernah melakukan pendampingan kurikulum 2013 yg melaksanakan K13 secara penuh untuk semua mata pelajaran.

 masih terus menyisakan kegamangan bagi madrasah Struktur Kurikulum MI KTSP KMA 207 Tahun 2020

Kegamangan terkait struktur kurikulum kombinasi antara K13 beserta KTSP ini terutama terjadi lantaran dalam rilis struktur kurikulum MI yg dikeluarkan (dan diakui) oleh Simpatika terdapat penyesuaian jumlah jam mengajar perminggu dengan kelas 1 s.d 3. Jika merunut dengan KMA 207 Tahun 2020, maka JTM kelas 1 s.d 3 berurutan adalah 31, 31, beserta 33 JTM. Namun Simpatika membuat penyesuaian menjadi 30, 30, beserta 32 JTM.

Lihat tabel Struktur Kurikulum MI berikut ini (klik untuk memperbesar)

 masih terus menyisakan kegamangan bagi madrasah Struktur Kurikulum MI KTSP KMA 207 Tahun 2020

Kegamangan selanjutnya adalah kebolehan menggunakan pendekatan mata pelajaran (di samping pendekatan tematik) untuk mata pelajaran umum dengan kelas 1 s.d 3 MI. Padahal tidak pernah ada peraturan yg secara rinci mencantumkan alokasi waktu JTM permapel untuk kelas 1 s.d 3.

UPDATE APRIL 2020
Seiring dengan pemutakhiran sistem Simpatika April 2020, untuk kelas bawah MI, beberapa mapel dilebur menjadi mapel Tematik Umum. Untuk struktur beserta alokasi JTM-nya, sialakn lihat artikel kami, Struktur Kurikulum MI Simpatika 2020

Blog simpatikapati.com, pernah merilis contoh kurikulum kombinasi untuk MI dengan pendekatan mata pelajaran untuk semua kelasnya, termasuk kelas 1 s.d 3.

Struktur kurikulum MI tersebut seperti tabel berikut ini (klik untuk memperbesar).

 masih terus menyisakan kegamangan bagi madrasah Struktur Kurikulum MI KTSP KMA 207 Tahun 2020

Dalam tabel struktur kurikulum MI tersebut, kelas 1 s.d 3 menggunakan pendekatan mata pelajaran, bukan tematik.

Kewenangan Menambah Hingga 4 JTM


Mulai Verval Simpatika periode Semester Ganjil 2020/2020, Simpatika memberikan kebebasan bagi madrasah untuk melakukan penambahan hingga 4 JTM perrombelnya. Padahal dengan periode sebelumnya, penambahan ini tidak diperbolehkan. Penambahan ini sendiri diatur dalam Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006 yg mendasari Permenag Nomor 2 Tahun 2008 tentang Kurikulum KTSP di Madrasah.

Penambahan 4 JTM ini berlaku untuk setiap rombel. Penambahan bisa dilakukan dengan mata pelajaran apapun, dengan catatan jumlah totalnya tidak melebihi 4 JTM. Penambahan dalam struktur kurikulum tersebut bakal tetap dihitung sebagai jam yg linier.

Berdasarkan kewenangan menambah 4 JTM tersebut, madrasah bisa 'berimprovisasi' dalam menyusun struktur kurikulum.

Berikut ini salah satu contoh struktur kurikulum MI yg sudah pernah mengakomodir penambahan 4 JTM tersebut  (klik untuk memperbesar).

 masih terus menyisakan kegamangan bagi madrasah Struktur Kurikulum MI KTSP KMA 207 Tahun 2020

Tabel struktur kurikulum MI dengan pemambahan 4 JTM di atas hanya sebagai contoh. Alokasi jam yg ditambahkan dalam contoh di atas adalah:

  • Bahasa Indonesia (kelas 1 s.d 6) masing-masing 1 JTM, 
  • Matematika (kelas 1 s.d 6) masing-masing 1 JTM, 
  • IPA (kelas 1 s.d 6) masing-masing 1 JTM, 
  • IPS (kelas 4 s.d 5) masing-masing 1 JTM, dan 
  • PJOK (kelas 1 s.d 3) masing-masing 1 JTM.

Demikianlah salah satu contoh struktur kurikulum MI kombinasi berdasarkan KMA 2020 Tahun 2020 (kombinasi KTSP beserta K13).

Tuesday, December 31, 2019

Struktur Kurikulum K13 (2013) Untuk Madrasah Ibtidaiyah

Struktur Kurikulum K13 (Kurtilas) bagi Madrasah Ibtidaiyah (MI) sebenarnya tidak terlalu menimbulkan polemik. Berbeda dengan kurikulum kombinasi (KTSP bersama K13) yg diberlakukan untuk MI yg kemudian menimbulkan beragam kegamangan bagi sebagian pihak. Baca : Struktur Kurikulum KTSP MI.

Kurikulum 2013 sudah pernah diberlakukan kepada berbagai madrasah di Indonesia mulai dari MI, MTs, hingga MA. Madrasah-madrasah penyelenggara kurtilas ini sudah pernah ditetapkan berdasarkan SK Dirjen Pendidikan Islam. Baca : SK Dirjen Nomor 5114 Tahun 2020 tentang Penetapan Madrasah Pelaksana Kurikulum 2013 bersama Lampiran SK Dirjen Nomor 5114 Tahun 2020.

Pelaksanaan Kurikulum 2013 bersama penentuan Struktur Kurikulum 2013 di Madrasah Ibtidaiyah berdasar dengan Peraturan  Menteri Pendidikan bersama Kebudayaan Nomor 67 Tahun 2013 tentang Kerangka Dasar bersama Struktur Kurikulum Sekolah Dasar / Madrasah Ibtidaiyah yg kemudian ditegaskan melalui Keputusan Menteri Agama RI Nomor 117 Tahun 2020 tentang Implementasi Kurikulum 2013 di Madrasah bersama Keputusan Menteri Agama Nomor 165 Tahun 2020 tentang Pedoman Kurikulum Madrasah 2013 Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam bersama Bahasa Arab.

 sebenarnya tidak terlalu menimbulkan polemik Struktur Kurikulum K13 (2013) untuk Madrasah Ibtidaiyah

Berdasarkan KMA No. 117 Tahun 2020 tentang Implementasi Kurikulum 2013 di Madrasah, mata pelajaran dengan satuan pendidikan MI terdiri atas:

A. Pendidikan Agama Islam, yg meliputi:
  1. Al Quran Hadits
  2. Akidah Akhlak
  3. Fikih
  4. Sejarah Kebudayaan Islam
B. Pendidikan Pancasila bersama Kewarganegaraan
C. Bahasa Indonesia
D. Bahasa Arab
E. Matematika
F. Ilmu Pengetahuan Alam
G. Ilmu Pengetahuan Sosial
H. Seni Budaya bersama Prakarya
I. Pendidikan Jasmani, Olahraga, bersama Kesehatan

Baca juga:

Struktur Kurikulum 2013 Madrasah Ibtidaiyah


Beban belajar bersama struktur kurikulum di Madrasah Ibtidaiyah pengguna Kurikulum 2013 adalah sebagai berikut.


panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas panas
MATA PELAJARANAlokasi Waktu Belajar Per Minggu
123456
Kelompok A
1.Pendidikan Agama Islam
a.Al Quran Hadits222222
b.Akidah Akhlak222222
c.Fikih222222
d.Sejarah Kebudayaan Islam--2222
2.Pendidikan Pancasila bersama Kewarganeraan556555
3.Bahasa Indonesia8910777
4.Bahasa Arab222222
5.Matematika566666
6.Ilmu Pengetahuan Alam---333
7.Ilmu Pengetahuan Sosial---333
Kelompok B
1.Seni Budaya bersama Prakarya444555
2.Pendidikan Jasmani, Olahraga, bersama Kesehatan444444
Jumlah Alokasi Waktu Per Minggu343640434343

Atau sebagaimana gambar tabel struktur kurikulum berikut ini:

 sebenarnya tidak terlalu menimbulkan polemik Struktur Kurikulum K13 (2013) untuk Madrasah Ibtidaiyah

Yang harus diperhatikan:

  • Untuk kelas 1, 2, bersama 3, mata pelajaran PPKn, Bahasa Indonesia, Matematika, SBDP, bersama PJOK dijadikan satu dalam mapel Tematik Umum
  • Untuk kelas 4, 5, bersama 6, mata pelajaran PPKn, Bahasa Indonesia, IPA, IPS, bersama SBDP dijadikan satu dalam mapel Tematik Umum
  • Untuk kelas 4, 5, bersama 6, mata pelajaran Matematika bersama PJOK tidak masuk Tematik Umum (Permendikbud No. 24 tahun 2020)


Itulah struktur kurikulum 2013 untuk Madrasah Ibtidaiyah (MI). Semoga bermanfaat bagi madrasah yg ikut menyelenggarakan kurtilas.

Struktur Kurikulum Kombinasi Mts Kma No 207 Tahun 2014

Struktur Kurikulum kombinasi MTs merupakan hasil penetapan KMA Nomor 2020 Tahun 2020 tentang Kurikulum Madrasah. Inti dari peraturan ini adalah adanya kombinasi antara struktur kurikulum MTs berbasis KTSP sebagaimana Peraturan Menteri Agama Nomor 2 Tahun 2008 beserta Struktur Kurikulum berbasis Kurikulum 2013 berdasarkan KMA Nomor 165 Tahun 2020.

Struktur Kurikulum kombinasi MTs merupakan hasil penetapan KMA Nomor  bahang Struktur Kurikulum Kombinasi MTs KMA No 207 Tahun 2020

Baca :
Struktur Kurikulum MI KTSP KMA 207 Tahun 2020Struktur Kurikulum K13 (2013) untuk Madrasah Ibtidaiyah

1. PMA Nomor 2 Tahun 2008


Peraturan Menteri Agama Nomor 2 Tahun 2008 tentang Standar Kompetensi Lulusan beserta Standar Isi Pendidikan Agama Islam beserta Bahasa Arab di Madrasah, merupakan perangkat peraturan yg mengatur pemberlakuan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) termasuk di Madrasah Tsanawiyah. Dalam lampiran PMA No. 2 Tahun 2008 ini termuat tabel struktur kurikulum yg berlaku di Madrasah Tsanawiyah (MTs) dengan total alokasi waktu perkelasnya sejumlah 40 JTM (Pengembangan Diri tidak dihitung sebagai mata pelajaran).

Tabel Struktur Kurikulum berdasarkan Peraturan Menteri Agama Nomor 2 Tahun 2008 adalah sebagai berikut ini.

bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang
KomponenKelas beserta Alokasi Waktu
VIIVIIIIX
A.Mata Pelajaran
1.Pendidikan Agama Islam
a.Al-Qur'an-Hadis222
b.Akidah-Akhlak222
c.Fikih222
d.Sejarah Kebudayaan Islam222
2.Pendidikan Kewarganegaraan222
3.Bahasa Indonesia444
4.Bahasa Arab222
5.Bahasa Inggris444
6.Matematika444
7.Ilmu Pengetahuan Alam444
8.Ilmu Pengetahuan Sosial444
9.Seni Budaya222
10.Pendidikan Jasmani, Olahraga, beserta Kesehatan222
11.Keterampilan/TIK222
B.Muatan Lokal *)222
C.Pengembangan Diri **)222
Jumlah424242

2. KMA No. 165 Tahun 2020


Keputusan Menteri Agama Nomor 165 Tahun 2020 tentang Pedoman Kurikulum Madrasah 2013 Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam beserta Bahasa Arab yg menjadi pedoman penyelenggaraan Kurikulum 2013 di semua jenjang madrasah termasuk MTs.

Tabel struktur kurikulum berdasarkan Keputusan Menteri Agama Nomor 165 Tahun 2020 adalah sebagai berikut:


bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang bahang
KomponenKelas beserta Alokasi Waktu
VIIVIIIIX
Kelompok A
1.Pendidikan Agama Islam
a.Al-Qur'an-Hadis222
b.Akidah-Akhlak222
c.Fikih222
d.Sejarah Kebudayaan Islam222
2.Pendidikan Pancasila beserta Kewarganegaraan333
3.Bahasa Indonesia666
4.Bahasa Arab333
5.Matematika555
6.Ilmu Pengetahuan Alam555
7.Ilmu Pengetahuan Sosial444
8.Bahasa Inggris444
Kelompok B
1.Seni Budaya333
2.Pendidikan Jasmani, Olahraga, beserta Kesehatan333
3.Prakarya222
Jumlah464646

3. KMA No. 207 Tahun 2020


Kurikulum 2013 diberlakukan tidak bagi semua madrasah di Indonesia tetapi hanya untuk madrasah-madrasah yg sedia ditetapkan saja. Selebihnya, menggunakan kurikulum kombinasi yg merupakan perpaduan antara KTSP beserta K13.

Adalah Keputusan Menteri Agama Nomor 207 Tahun 2020 tentang Kurikulum Madrasah yg mengaturnya. Dalam KMA ini ditetapkan 'kurikulum kombinasi' dimana kepada mata pelajaran umum tetap menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan 2006 (KTSP) sedangkan untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Islam beserta Bahasa Arab menggunakan Kurikulum 2013.

Sehingga struktur kurikulum kepada Madrasah Tsanawiyah berdasarkan KMA No. 207 Tahun 2020 adalah sebagaimana berikut:

Struktur Kurikulum kombinasi MTs merupakan hasil penetapan KMA Nomor  bahang Struktur Kurikulum Kombinasi MTs KMA No 207 Tahun 2020

Keterangan: Pengembangan diri tidak dihitung sebagai mata pelajaran. Sehingga jumlah JTM perminggunya adalah 41 JTM untuk semua tingkat kelas di MTs.

4. Kewenangan Penambahan 4 JTM di Simpatika


Di layanan Simpati mulai periode verval Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2020/2020 memberikan kewenangan setiap madrasah untuk menambah hingga 4 JTM per-minggunya per-rombel. Dalam isian Jadwal Mengajar Mingguan di Simpatika pun alokasi JTM yg tertera di bagian atas jadwal adalah "41 + 4".

Semua mata pelajaran beroleh ditambahkan dari alokasi tambahan 4 JTM tersebut. Bahkan dimungkinkan juga menambahkan mata pelajaran baru (muatan lokal) yg tidak tercantum dalam struktur kurikulum di atas. Sebagai contoh, semisal dilakukan penambahan sebagai berikut:

  • Bahasa Indonesia dari 4 menjadi 5 JTM
  • Matematika dari 4 menjadi 5 JTM
  • Nahwu Shorof (Muatan Lokal) 2 JTM
Bagaimana dengan linieritasnya?

Sampai artikel ini ditulis, penambahan 4 JTM tersebut tidak dihitung sebagai JTM yg linier.

Itulah struktur kurikulum kombinasi untuk MTs berdasarkan KMA No. 2020 Tahun 2020. Semoga struktur kurikulum berbasis 'campuran' KTSP beserta K13 ini beroleh membantu rekan-rekan dalam penyusunan jadwal di nadrasah masing-masing.


Struktur Kurikulum Kombinasi Ma (Kma 207 Tahun 2014)

Struktur Kurikulum Kombinasi untuk Madrasah Aliyah berdasarkan KMA No. 207 Tahun 2020 disebut juga sebagai Struktur Kurikulum KTSP. Meskipun komposisinya sebenarnya merupakan kombinasi antara struktur kurikulum KTSP MA yg berbasis Peraturan Menteri Agama Nomor 2 Tahun 2008 bersama struktur kurikulum K13 MA yg berdasarkan KMA Nomor 165 Tahun 2020.

Menginjak tahun pelajaran baru, struktur kurikulum ini banyak dicari untuk penyusunan jadwal mengajar guru maupun untuk penghitungan beban kerja guru di layanan Simpatika.

Karena itu, artikel kali ini atas membahas tentang struktur kurikulum bagi Madrasah Aliyah (MA) yg masih menyelenggarakan KTSP. Sedangkan struktur kurikulum bagi MA yg menyelenggarakan kurikulum 2013 atas dibahas diartikel tersendiri.

Struktur Kurikulum Kombinasi untuk Madrasah Aliyah berdasarkan KMA No Struktur Kurikulum Kombinasi MA (KMA 207 Tahun 2020)

Baca juga: Struktur Kurikulum Kombinasi MTs KMA No 207 Tahun 2020Struktur Kurikulum MI KTSP KMA 207 Tahun 2020Struktur Kurikulum K13 (2013) untuk Madrasah Ibtidaiyah

Dalam Keputusan Menteri Agama Nomor 207 Tahun 2020 tentang Kurikulum Madrasah yg diatur bahwa dengan mata pelajaran umum tetap menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan 2006 (KTSP) sedangkan untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Islam bersama Bahasa Arab menggunakan Kurikulum 2013. Oleh karena itu, secara tidak resmi, kurikulum ini kerap disebut sebagai 'kurikulum mkombinasi'.

Struktur kurikulum MA ini terdiri atas struktur kurikulum MA kelas X (Umum) serta MA kelas XI bersama XI untuk Program IPA, IPS, Bahasa, bersama Keagamaan.

1. Tabel Struktur Kurikulum Kombinasi MA


Tabel struktur kurikulum kombinasi untuk Madrasah Aliyah, dibedakan untuk MA kelas X (umum) serta kelas XI bersama XII (penjurusan/program kompetensi).

A. MA Umum (Kelas X)

Untuk kelas X MA, terdiri atas mata pelajaran PAI (Al Quran Hadits, Akidah Akhlak, Fikih, bersama Sejarah Kebudayaan Islam), Pendidikan Kewarganegaraan, Bahasa Arab, Bahasa Inggris, Matematika, bersama Fisika. Ditambah dengan Biologi, Kimia, Sejarah, Geografi, Ekonomi, Sosiologi, Seni Budaya, Pendidikan Jasmani, Olahraga, bersama Kesehatan, Teknologi Informasi bersama Komunikasi, Keterampilan (Bahasa Asing), bersama Muatan Lokal. Total JTM perminggunya mencapai 48 JTM.

Adapun struktur kurikulum bagi kelas X MA pengguna kurikulum kombinasi (KMA 207 Tahun 2020) adalah sebagaimana berikut:

Struktur Kurikulum Kombinasi untuk Madrasah Aliyah berdasarkan KMA No Struktur Kurikulum Kombinasi MA (KMA 207 Tahun 2020)

B. MA Program IPA (Kelas XI bersama XII)

Struktur kurikulum bagi MA Program IPA (Kelas XI bersama XII) pengguna kurikulum kombinasi (KMA 207 Tahun 2020) adalah sebagaimana berikut:

Struktur Kurikulum Kombinasi untuk Madrasah Aliyah berdasarkan KMA No Struktur Kurikulum Kombinasi MA (KMA 207 Tahun 2020)

B. MA Program IPS (Kelas XI bersama XII)

Struktur kurikulum bagi MA Program IPS (Kelas XI bersama XII) pengguna kurikulum kombinasi (KMA 207 Tahun 2020) adalah sebagaimana berikut:

Struktur Kurikulum Kombinasi untuk Madrasah Aliyah berdasarkan KMA No Struktur Kurikulum Kombinasi MA (KMA 207 Tahun 2020)

C. MA Program Bahasa (Kelas XI bersama XII)

Struktur kurikulum bagi MA Program Bahasa (Kelas XI bersama XII) pengguna kurikulum kombinasi (KMA 207 Tahun 2020) adalah sebagaimana berikut:

Struktur Kurikulum Kombinasi untuk Madrasah Aliyah berdasarkan KMA No Struktur Kurikulum Kombinasi MA (KMA 207 Tahun 2020)

D. MA Program Keagamaan (Kelas XI bersama XII)

Struktur kurikulum bagi MA Program Keagamaan (Kelas XI bersama XII) pengguna kurikulum kombinasi (KMA 207 Tahun 2020) adalah sebagaimana berikut:

Struktur Kurikulum Kombinasi untuk Madrasah Aliyah berdasarkan KMA No Struktur Kurikulum Kombinasi MA (KMA 207 Tahun 2020)

2. Kewenangan Menambah 4 JTM


Bagi Madrasah Aliyah yg menyelenggarakan KTSP, boleh menambahkan hingga 4 JTM dalam struktur kurikulumnya. Hal ini berlaku juga di layanan Simpatika. Penambahan 4 JTM perminggu ini bisa dilakukan dengan mapel apapun.

Demikianlah struktur kurikulum MA berdasarkan KMA No. 207 Tahun 2020. Semoga membantu rekan-rekan pengambil kebijakan di madrasah utamanya dalam penyusunan jadwal mengajar bersama pembagian tugas mengajar di Madrasah Aliyah.

Monday, December 30, 2019

Struktur Kurikulum K13 Untuk Madrasah Aliyah

Struktur Kurikulum K13 untuk Madrasah Aliyah (MA) berdasarkan Peraturan Menteri Agama Nomor 165 tahun 2020 tentang Kurikulum 2013 Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam lagi Bahasa Arab dengan Madrasah. Struktur kurikulum ini berlaku bagi Madrasah Aliyah yg menyelenggarakan kurikulum 2013.

Sebagaimana diketahui, sebagian madrasah (termasuk MA) ada yg sedia menyelenggarakan kurikulum 2013 lagi sisanya masih menggunakan KTSP. Madrasah Aliyah yg menggunakan kurikulum 2013 adalah madrasah-madrsah yg sedia ditetapkan oleh Kementerian Agama yg diantaranya melalui Keputusan Dirjen Pendis No 481 Tahun 2020 Tentang Penunjukan Madrasah Lanjut Kurikulum 2013 lagi Keputusan Dirjen Pendis  No 5114 Tahun 2020 tentang Penetapan Madrasah Pelaksana Kurikulum 2013 Tahun Pelajaran 2020/2020.

Struktur kurikulum K13 di MA dibedakan berdasarkan peminatan (jurusan) yg meliputi:

  1. Peminatan Matematika lagi Ilmu Alam
  2. Peminatan Ilmu-ilmu Sosial
  3. Peminatan Ilmu Bahasa lagi Budaya
  4. Peminatan Ilmu-ilmu Keagamaan
 berdasarkan Peraturan Menteri Agama Nomor  bergolak Struktur Kurikulum K13 untuk Madrasah Aliyah

Tabel Struktur Kurikulum K13 MA


Dalam tabel struktur kurikulum bagi Madrasah Aliyah pengguna Kurikulum 2013 terdapat pengelompokkan mata pelajaranyang meliputi mata pelajaran Kelompok A, Kelompok B, lagi Kelompok C. Kelompok mata pelajaran A lagi B merupakan mata pelajaran wajib sedangkan Kelompok C merupakan kelompok mata pelajaran sesuai peminatan masing-masing.

Yang termasuk dalam mata pelajaran Kelompok A antara lain:

  1. Pendidikan Agama Islam, yg terdiri atas:
    - Al Quran Hadis, dengan 2 JTM untuk masing-masing kelas
    - Akidah Akhlak, dengan 2 JTM untuk masing-masing kelas
    - Fikih, dengan 2 JTM untuk masing-masing kelas
    - Sejarah Kebudayaan Islam, dengan 2 JTM untuk masing-masing kelas
  2. Pendidikan Pancasila lagi Kewarganegaraan, dengan 2 JTM untuk masing-masing kelas
  3. Bahasa Indonesia, dengan 4 JTM untuk masing-masing kelas
  4. Bahasa Arab, dengan 4 JTM untuk kelas X, lagi 2 JTM untuk masing-masing kelas XI lagi XII
  5. Matematika, dengan 4 JTM untuk masing-masing kelas
  6. Sejarah Indonesia, dengan 2 JTM untuk masing-masing kelas
  7. Bahasa Inggris, dengan 2 JTM untuk masing-masing kelas
Yang termasuk dalam mata pelajaran kelompok B, antara lain:
  1. Seni Budaya, , dengan 2 JTM untuk masing-masing kelas
  2. Pendidikan Jasmani, Olahraga, lagi Kesehatan, dengan 3 JTM untuk masing-masing kelas
  3. Prakarya lagi Kewirausahaan, dengan 2 JTM untuk masing-masing kelas
Sedangkan untuk mata pelajaran kelompok C adalah sesuai dengan masing-masing pemintan.

Peminatan Matematika lagi Ilmu Alam


Mapel peminatan untuk Matematika lagi Ilmu Alam, meliputi:

  1. Matematika
  2. Biologi
  3. Fisika
  4. Kimia
Tabel struktur kurikulum untuk Peminatan Matematika lagi Ilmu Alam MA adalah sebagaimana berikut:

 berdasarkan Peraturan Menteri Agama Nomor  bergolak Struktur Kurikulum K13 untuk Madrasah Aliyah

Peminatan Ilmu-Ilmu Sosial


Mapel untuk peminatan Ilmu-Ilmu Sosial, meliputi:

  1. Geografi
  2. Sejarah
  3. Sosiologi
  4. Ekonomi
Tabel struktur kurikulum untuk Peminatan Ilmu-Ilmu Sosial MA adalah sebagaimana berikut:


 berdasarkan Peraturan Menteri Agama Nomor  bergolak Struktur Kurikulum K13 untuk Madrasah Aliyah

Peminatan Ilmu Bahasa lagi Budaya


Mata pelajaran untuk peminatan Ilmu Bahasa lagi Budaya meliputi:

  1. Bahasa lagi Sastra Indonesia
  2. Bahasa lagi Sastra Inggris
  3. Bahasa lagi Sastra Asing Lainnya
  4. Antropologi

Tabel struktur kurikulum untuk Peminatan Ilmu Bahasa lagi Budaya MA adalah sebagaimana berikut:

 berdasarkan Peraturan Menteri Agama Nomor  bergolak Struktur Kurikulum K13 untuk Madrasah Aliyah

Peminatan Ilmu-Ilmu Keagamaan


Mata pelajaran untuk peminatan Ilmu-Ilmu Keagamaan, meliputi:

  1. Tafsir - Ilmu Tafsir
  2. Hadis - Ilmu Hadis
  3. Fikih - Ilmu Fikih
  4. Ilmu Kalam
  5. Akhlak
  6. Bahasa Arab
Tabel struktur kurikulum untuk peminatan Ilmu-Ilmu Keagamaan MA adalah sebagaiamana berikut:

 berdasarkan Peraturan Menteri Agama Nomor  bergolak Struktur Kurikulum K13 untuk Madrasah Aliyah


Demikianlah struktur kurikulum K13 untuk MA lengkap untuk masing-masing peminatan, baik untuk peminatan Matematika lagi Ilmu Pengetahuan Alam, Ilmu-Ilmu Sosial, Ilmu Bahasa lagi Budaya, lagi Ilmu-Ilmu Keagamaan.

Saturday, December 28, 2019

Daftar Madrasah Pelaksana K13 2020/2020 (Sk Dirjen No 3932 Tahun 2020)

Daftar madrasah pelaksana Kurikulum 2013 (K13) Tahun Pelajaran 2020/2020 sedia ditetapkan berdasarkan SK Dirjen Pendis Nomor 3932 Tahun 2020. SK Dirjen ini menambah panjang daftar madrasah penyelenggara Kurikulum 2013 (kurtilas). Sebagaimana diketahui, sebelumnya Dirjen Pendis juga sudah menetapkan daftar madrasah pelaksana Kurikulum 2013 melalui SK Dirjen Nomor 481 Tahun 2020 Tentang Madrasah Pendamping Implementasi K-13 dengan SK Dirjen Nomor 5114 Tahun 2020 tentang Penetapan Madrasah pelaksana Kurikulum 2013 Tahun Pelajaran 2020/2020.

Dalam SK Dirjen Nomor 3932 Tahun 2020 yg diteken kepada 18 Juni 2020 ini ditetapkan sebanyak 13.616 madrasah pelaksana Kurikulum 2013 Tahun Pelajaran 2020/2020. Madrasah tersebut meliputi Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dengan Madrasah Aliyah (MA) di seluruh Indonesia.

  sedia ditetapkan berdasarkan SK Dirjen Pendis Nomor  beringsang Daftar Madrasah Pelaksana K13 2020/2020 (SK Dirjen No 3932 Tahun 2020)

1. Download SK Dirjen Nomor 3932 Tahun 2020


Untuk mengunduh SK Dirjen Nomor 3932 Tahun 2020 yg mendasari suatu madrasah berhak menyelenggarakan Kurikulum 2013 kepada Tahun Pelajaran 2020/2020 silakan klik tautan di bawah ini.

SK Dirjen Pendis No. 3932/2020 > Download.

2. Lampiran Daftar Pelaksana Kurikulum 2013


SK Dirjen tersebut dilengkapi dengan lampiran setebal 221 halaman yg memuat daftar 13.616 madrasah pelaksana Kurikulum 2013 kepada Tahun Pelajaran 2020/2020.

Untuk memudahkan pengunduhan, Admin beringsang membagi file lampiran tersebut dalam beberapa bagian yg pertama adalah daftar lengkap seluruh madrasah pelaksana K13 Tahun Pelajaran 2020/2020 di seluruh Indonesia dengan yg kedua daftar madrasah pelaksana K13 per propinsi di Indonesia.

Klik tautan yg tersedia untuk mulai mengunduh.


  1. Daftar Lengkap Madrasah Pelaksana Kurikulum 2013 Semua Provinsi > Download

Daftar Madrasah Pelaksana Kurikulum 2013 Per-Provinsi
  1. Provinsi ACEH (terdiri atas 446 Madrasah) > Download
  2. Provinsi SUMATERA UTARA (terdiri atas 1381 Madrasah) > Download
  3. Provinsi SUMATERA BARAT (terdiri atas 427 Madrasah) > Download
  4. Provinsi LAMPUNG (terdiri atas 142 Madrasah) > Download
  5. Provinsi BENGKULU (terdiri atas 125 Madrasah) > Download
  6. Provinsi JAMBI (terdiri atas 419 Madrasah) > Download
  7. Provinsi KEPULAUAN BANGKA BELITUNG (terdiri atas 33 Madrasah) > Download
  8. Provinsi RIAU (terdiri atas 241 Madrasah) > Download
  9. Provinsi KEPULAUAN RIAU (terdiri atas 54 Madrasah) > Download
  10. Provinsi JAWA BARAT (terdiri atas 31 Madrasah) > Download
  11. Provinsi JAKARTA (terdiri atas 460 Madrasah) > Download
  12. Provinsi BANTEN (terdiri atas 133 Madrasah) > Download
  13. Provinsi YOGYAKARTA (terdiri atas 229 Madrasah) > Download
  14. Provinsi JAWA TENGAH (terdiri atas 808 Madrasah) > Download
  15. Provinsi JAWA TIMUR (terdiri atas 4.080 Madrasah) > Download
  16. Provinsi BALI (terdiri atas 40 Madrasah) > Download
  17. Provinsi NUSA TENGGARA BARAT (terdiri atas 212 Madrasah) > Download
  18. Provinsi NUSA TENGGARA TIMUR (terdiri atas 51 Madrasah) > Download
  19. Provinsi KALIMANTAN BARAT (terdiri atas 472 Madrasah) > Download
  20. Provinsi KALIMANTAN TENGAH (terdiri atas 84 Madrasah) > Download
  21. Provinsi KALIMANTAN TIMUR (terdiri atas 65 Madrasah) > Download
  22. Provinsi KALIMANTAN SELATAN (terdiri atas 347 Madrasah) > Download
  23. Provinsi SULAWESI TENGAH (terdiri atas 441 Madrasah) > Download
  24. Provinsi SULAWESI BARAT (terdiri atas 398 Madrasah) > Download
  25. Provinsi SULAWESI SELATAN (terdiri atas 1566 Madrasah) > Download
  26. Provinsi GORONTALO (terdiri atas 460 Madrasah) > Download
  27. Provinsi SULAWESI TENGGARA (terdiri atas 158 Madrasah) > Download
  28. Provinsi MALUKU (terdiri atas 282 Madrasah) > Download
  29. Provinsi MALUKU UTARA (terdiri atas 145 Madrasah) > Download
  30. Provinsi PAPUA BARAT (terdiri atas 88 Madrasah) > Download
  31. Provinsi PAPUA (terdiri atas 92 Madrasah) > Download

Sedangkan untuk daftar madrasah pelaksana Kurikulum 2013 sebelumnya, becus dilihat kepada lampiran SK Dirjen Nomor 481 Tahun 2020 Tentang Madrasah Pendamping Implementasi K-13 dengan SK Dirjen Nomor 5114 Tahun 2020 tentang Penetapan Madrasah pelaksana Kurikulum 2013 Tahun Pelajaran 2020/2020.

Wednesday, December 18, 2019

Struktur Kurikulum Mi Simpatika 2020

Struktur kurikulum MI dengan alokasi JTM MI Juknis TPG 2020 dengan awal bulan April ini. Pasca pemutakhiran sistem tersebut terdapat perubahan mencolok dengan struktur kurikulum MI berbasis KTSP yg digunakan sebagai acuan di Simpatika.

Perubahan struktur kurikulum yg dilakukan pasca pemutakhiran sistem Simpatika terjadi dengan kelas bawah Madrasah Ibtidaiyah, yakni kelas 1, 2, dengan 3 yg memberlakukan kurikulum KTSP.

Di kelas bawah, tidak lagi tersedia pilihan mata pelajaran Bahasa Indonesia, PKn, Matematika, IPA, maupun IPS. Sebagai gantinya, dimunculkan 'mapel' Tematik Umum. Sedang bagi yg memberlakukan K13, struktur kurikulumnya tidak mengalami perubahan.

Terkait dengan struktur kurikulum di Madrasah Ibtidaiyah, gerah sebelumnya sudah pernah menerbitkan artikel berjudul Struktur Kurikulum MI KTSP KMA 207 Tahun 2020. Namun seiring dengan pemutakhiran sistem Simpatika yg memunculkan 'mapel' Tematik Umum di kelas bawah, gerah meleset mengangkat struktur kurikulum Simpatika terbaru tahun 2020.

Meski sebenarnya, perubahan alokasi JTM yg terjadi tidak terlalu signifikan. Lebih sekedar dengan melebur mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, dengan Ilmu Pengetahuan Sosial dalam mapel 'Tematik Umum'.

Struktur kurikulum MI  dengan alokasi JTM MI  gerah Struktur Kurikulum MI Simpatika 2020

1. Tabel Struktur Kurikulum dengan Alokasi JTM MI


Jumlah alokasi JTM di Madrasah Ibtidaiyah pasca pemutakhiran sistem Simpatika tidak mengalami perubahan. Alokasi Jam Tatap Muka perminggu di setiap tingkat (kelas) MI adalah sebagai berikut:

  • Kelas 1 : 30 + 4
  • Kelas 2 : 30 + 4
  • Kelas 3 : 32 + 4
  • Kelas 4 : 39 + 4
  • Kelas 5 : 39 + 4
  • Kelas 6 : 39 + 4
Plus 4 di sini memiliki pengertian madrasah berhak untuk melakukan penambahan hingga maksimal 4 JTM perminggu.

Sedang struktur kurikulum yg berlaku adalah sebagai mana tabel berikut ini:

MATA PELAJARAN
KELAS
1
2
3
4
5
6
Al-Quran-Hadis (PAI) 2 2 2 2 2 2
Akidah-Akhlak (PAI) 2 2 2 2 2 2
Fikih (PAI) 2 2 2 2 2 2
SKI (PAI) - - 2 2 2 2
PKn - - - 2 2 2
Bahasa Indonesia - - - 5 5 5
Matematika - - - 5 5 5
Bahasa Arab 2 2 2 2 2 2
IPA - - - 4 4 4
IPS - - - 3 3 3
Tematik Umum 12 12 12 - - -
Seni Budaya dengan Keterampilan 4 4 4 4 4 4
Pendidikan Jasmani Olahraga dengan Kesehatan 4 4 4 4 4 4
Muatan Lokal 2 2 2 2 2 2
Kelebihan Jam 4 4 4 4 4 4
JUMLAH 34 34 36 43 43 43

Lihat juga gambar berikut:

Struktur kurikulum MI  dengan alokasi JTM MI  gerah Struktur Kurikulum MI Simpatika 2020

2. Kelebihan Jam


Dalam struktur kurikulum simpatika tersebut mengakomodir kelebihan jam hingga maksimal 4 JTM. Artinya, setaip rombel boleh menambah JTM dengan setiap mapelnya dengan catatan jumlah penambahannya tidak boleh melebihi 4 JTM.

Sedang untuk membagi guru pengampu masing-masing mata pelajaran, silakan berpedoman dengan tabel linieritas mapel sertifikasi sebagaimana pernah diulas di artikel Linieritas Mapel Sertifikasi di Madrasah Ibtidaiyah

Demikian struktur kurikulum MI di Simpatika 2020 bagi madrasah yg menjalankan KTSP. Semoga struktur kurikulum dengan alokasi JTM tersebut boleh membantu para guru, operator, dengan kepala madrasah dalam mengatur jam mengajar di madrasah masing-masing.

Friday, December 6, 2019

Cara Kelola Kurikulum (Merubah) Dari Ktsp Ke K-13 Di Simpatika

Cara melakukan kelola kurikulum alias set kurikulum dari yg semula KTSP menjadi K-13 di layanan Simpatika. Dengan ditetapkannya Keputusan Dirjen Pendis Nomor 3525 Tahun 2020 tentang Penetapan Madrasah Pelaksana Kurikulum 2013 Tahun Pelajaran 2020/2020 berarti bertambah pula madrasah yg melaksanakan K-13. Jumlah madrasah dalam SK tersebut mencapai 17.885 madrasah.

Dengan bergantinya kurikulum yg dipergunakan, dari semula KTSP menjadi Kurikulum 2013, madrasah tentunya perlu melakukan perubahan juga dalam pengisian jadwal mengajar mingguan dengan nama mata pelajaran di layanan Simpatika. Perubahan ini disebut sebagai kelola kurikulum alias set kurikulum.

Cara melakukan kelola kurikulum  alias set kurikulum dari  yg semula KTSP menjadi K Cara Kelola Kurikulum (Merubah) dari KTSP ke K-13 di Simpatika

Bagaimana cara merubah kurikulum yg semula KTSP menjadi K-13? Ikuti penjelasanannya berikut ini.

1. Pengaktifan Fitur oleh Kanwil


Perubahan kurikulum di Simpatika yg sebelumnya KTSP menjadi K-13 hanya boleh dilakukan setelah Admin Kanwil Kemenag persetujuan. Artinya, menu untuk memilih (merubah) tersebut baru kan berbahaya tumbuh; keluar (aktif) asalkan Admin Kanwil agak mengaktifkannya untuk madrasah tersebut.

Admin Simpatika tingkat Kanwil hendak melakukan pengaktifan fitur 'kelola kurikulum' berdasarkan daftar madrasah yg termuat dalam SK Dirjen Pendis tentang madrasah penyelenggara K-13. Dalam hal ini berarti SK Dirjen Pendis Nomor 3525 Tahun 2020. Sehingga bagi madrasah yg agak tertera dalam SK tersebut boleh segera masuk ke akun simpatika lembaganya untuk mengecek apakah fitur sudah diaktifkan oleh Kanwil alias belum.

Bagi madrasah yg tidak tertera dalam SK madrasah penyelenggara kurtilas, maka fitur tidak hendak diaktifkan.

2. Simpan Jadwal Mengajar Semester yg Lalu


Setelah fitur kelola kurikulum diaktifkan oleh Kanwil Kemenag, jangan buru-buru melakukan perubahan kurikulum.

Terlebih berbahaya awal lakukan penyimpanan semua jadwal mata pelajaran (jadwal mengajar mingguan) di Simpatika dengan semester-semester sebelumnya, terutama dengan tingkat kelas yg hendak dirubah kurikulumnya. Karena jadwal-jadwal yg ada hendak terhapus. Sehingga perlu disimpan terlebih berbahaya awal dalam format PDF agar sewaktu-waktu jadwal tersebut dibutuhkan masih memiliki dokumen alias arsipnya.

Cara menyimpan jadwal mengajar mingguan dari Simpatika untuk semua kelas (rombel) dengan semester, simak video tutorial berikut ini.



3. Merubah Kurikulum KTSP menjadi K-13


Setelah jadwal mingguan tersimpan, lakukan perubahan kurikulum (set kurikulum alias kelola kurikulum) dari KTSP menjadi K-13 untuk tingkat kelas yg dimaksud. bagi pemegang SK Dirjen Pendis Nomor 3525 Tahun 2020 berarti yg diset menjadi Kurikulum 2013 hanyalah kelas 1 dengan 4 (Madrasah Ibtidaiyah), kelas 7 (Madrasah Tsanawiyah), dengan kelas 10 (Madrasah Aliyah). Sedangkan tingkat kelas lainnya tetap menggunakan KTSP.

Cara merubah kurikulum KTSP menjadi K-13, alias sebaliknya, sangat mudah. Caranya adalah:

  1. Login ke layanan Simpatika dengan akun madrasah (Kepala Madrasah alias Operator)
  2. Klik menu "Sekolah"
  3. Klik sub menu (di sebelah kiri) "Jadwal"
  4. Klik "Kelola Kurikulum Tingkat" yg ada di sebelah kanan halaman
  5. Akan berbahaya tumbuh; keluar jendela 'Kelola Kurikulum', klik jenis kurikulum yg digunakan di setiap kelas.
  6. Klik "Simpan"
  7. Saat berbahaya tumbuh; keluar jendela 'korfirmasi', klik "Ya".
  8. Selesai


Atau lihat video tutorial berikut ini.


4. Sinkronisasi Mata Pelajaran


Langkah berikutnya, setelah melakukan set kurikulum, adalah melakukan set mata pelajaran alias sinkronisasi mata pelajaran.

Langkah ini juga sangat mudah. Caranya adalah:

  1. Login ke layanan Simpatika dengan akun madrasah (Kepala Madrasah alias Operator)
  2. Klik menu "Sekolah"
  3. Klik sub menu (di sebelah kiri) "Kurikulum"
  4. Klik "Daftar Mata Pelajaran"
  5. Pilih Kurikulum 2013
  6. Klik "Sinkron Data" (logo panah dua berlawanan)
  7. Pilih tingkat kelas yg mapelnya hendak disinkronkan
  8. Klik "Lanjut"
  9. Klik "Simpan"
Maka semua mata pelajaran hendak termuat secara otomatis.

Atau tonton video tutorial berikut ini.

Jangan lupa untuk menambahkan muatan lokal, asalkan memang terdapat pelajaran muatan lokal. Cara menambahkannya boleh dilihat di video di atas tadi.

Khusus untuk Madrasah Aliyah, asalkan sebelumnya (saat KTSP) di kelas 10 belum ada penjurusan (kompetensi) tetapi ketika berubah ke Kurikulum 2013 penjurusannya dimulai dari kelas 10, maka perlu melakukan pengaturan kompetensi madrasah sebelum melakukan sinkronisasi mata pelajaran.

Cara melakukan set kompetensi madrasah adalah dengan mengklik menu "Sekolah" >> "Profil" >> "Daftar Kompetensi". Muncul daftar penjurusan (kompetensi) di madrasah tersebut. Pilih yg diperlukan (semisal kompetensi Ilmu-Ilmu Sosial) dengan klik tanda segitiga di ujung kanan, lalu pilih "Edit Kompetensi". Setelahnya klik dengan lingkaran di depan kelas di mana kompetensi tersebut dimulai (semisal kelas 10), dengan klik "Simpan".

Lalu klik submenu "Kelas" >> "Daftar Kelas" >> Klik segitiga di ujung kanan nama kelas >> "Edit Kelas". Pada kolom "Kompetensi Keahlian" lakukan perubahan yg semua umum menjadi kompetensi yg diinginkan. Kemudian simpan.


5. Mengisi Jadwal


Setelah semua tahapan di atas terselesaikan, kini saatnya melakukan pengisian Jadwal Kelas Mingguan. Pengisian jadwal ini seperti biasa. Yang perlu diperhatikan adalah struktur kurikulum dengan alokasi jam pelajaran per mapel sesuai dengan ketentuan kurikulum yg digunakan.

Untuk struktur kurikulum KTSP maupun Kurikulum 2013 di setiap jenjang madrasah, silakan baca artikel lainnya di blog .

Demikianlah sedikit panduan dalam melakukan perubahan kurikulum. Yang sebenarnya sangat simpel dengan berbahaya senang tetapi terkait dengan tahahapan-tahapan lain yg juga harus ikut dikerjakan.


Tuesday, October 29, 2019

Ekuivalen Tugas Tambahan Guru Berdasar Juknis Tpg 2020

Ekuivalen JTM guru dengan tugas tambahan yg diakui dalam pemenuhan beban kerja guru lagi kepala madrasah tahun 2020 mengalami perubahan dibanding tahun sebelumnya. Berdasarkan Juknis TPG Madrasah tahun 2020 yg baru saja dirilis oleh Kementerian Agama, terdapat beberapa perubahan terkait jenis tugas tambahan lagi jumlah ekuivalensi JTM (Jam Tatap Muka) yg diakui sebagai pemenuhan beban kerja guru sertifikasi. Artikel ini sekaligus merevisi artikel dedar setahun yg lalu, Perubahan Ekuivalen Beban Kerja Guru di Simpatika 2020.

Salah perubahan yg paling mencolok adalah ekuivalensi wali kelas yg hanya diakui dengan 2 JTM per minggu. Padahal dengan juknis TPG tahun 2020, wali kelas sempat diakui dengan ekuivalen 6 JTM. Dengan perubahan ini, tentu menjadi pertimbangan tersendiri bagi kepala madrasah untuk melakukan pembagian tugas mengajar di madrasah masing-masing sehingga guru-guru sertifikasi atas terpenuhi beban kerjanya yg disyaratkan minimal 24 jam tatap muka dalam satu pekannya.

Namun perubahan apa saja terkait dengan tugas tambahan guru lagi ekuivalensinya yg tercantum dalam lampiran Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag Nomor: 7263 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Penyaluran Tunjangan profesi Guru Bagi Guru Madrasah Tahun 2020?

Ekuivalen JTM guru dengan tugas tambahan  yg diakui dalam pemenuhan beban kerja guru  lagi  dedar Ekuivalen Tugas Tambahan Guru Berdasar Juknis TPG 2020

Akan kita ulas dalam artikel ini.

Beban kerja guru paling sedikit adalah 24 JTM lagi paling banyak 40 JTM perminggu. Ini pun harus sesuai (linier) dengan sertifikat pendidik yg dimilikinya.

Baca Juga:



Bagi kepala madrasah, tidak ada perubahan. Beban kerja kepala madrasah (baik RA, MI, MTs, MA, maupun MAK) tetap diakui ekuivalen sebanyak 24 JTM. Ekuivalensi 24 JTM bagi kepala madrasah ini terdiri atas tugas managerial, pengembangan kewirausahaan, lagi supervisi.

Tugas Tambahan Guru lagi Ekuivalensi


Selain Kepala Madrasah, guru beroleh memenuhi beban kerja dengan melaksanakan tugas tambahan guru yg mana ekuivalensinya agak ditetapkan dalam juknis ini.

Dalam Juknis TPG 2020, tugas tambahan guru dibedakan menjadi dua jenis yaitu tugas tambahan guru lagi tugas tambahan lain guru. Berikut adalah macam-macam jenis tugas tambahan guru lagi tugas tambahan lain guru beserta dengan ekuivalensi yg diakui.

A. TUGAS TAMBAHAN GURU

Tugas tambahan guru meliputi:
  • Wakil Kepala Madrasah (untuk MTs, MA, MAK) lagi Kordinator Bidang Pendidikan (untuk MI), ekuivalen 12 JTM
  • Kepala Perpustakaan Satuan Pendidikan, ekuivalen 12 JTM
  • Kepala Laboratorium / Kepala Bengkel, ekuivalen 12 JTM
  • Ketua Program Keahlian / Program Studi, ekuivalen 12 JTM
  • Pembimbingan khusus dengan satuan pendidikan yg menyelenggarakan pendidikan inklusi ataupun pendidikan terpadu / Pembina Asrama, ekuivalen 12 JTM

B. TUGAS TAMBAHAN LAIN GURU

Tugas tambahan lain guru, meliputi:
  • Wali Kelas, ekuivalen 2 JTM
  • Pembina OSIS, ekuivalen 2 JTM
  • Pembina Ekstrakurikuler, ekuivalen 2 JTM
  • Koordinator PPKB / Koordinator PKG / Koordinator BKK, ekuivalen 2 JTM
  • Penilai Kinerja Guru, ekuivalen 2 JTM
  • Guru Piket, ekuivalen 1 JTM
  • Ketua lembaga sertifikasi profesi pihak pertama (LPS-P1), ekuivalen 1 JTM
  • Pengurus organisasi/asosiasi profesi guru, ekuivalen 3 JTM (tingkat nasional), 2 JTM (tingkat provinsi), 1 JTM (tingkat kabupaten/kota)
Lihat tabel lagi gambar pengakuan ekuivalen tugas tambahan berikut ini.
dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar dedar
JENIS TUGAS TAMBAHANEKUIVALEN
Kepala Madrasah24 JTM
Guru dengan Tugas Tambahan
1Wakil Kepala Madrasah (untuk MTs, MA, MAK)12 JTM
2Kordinator Bidang Pendidikan (untuk MI)12 JTM
3Kepala Perpustakaan Satuan Pendidikan12 JTM
4Kepala Laboratorium / Kepala Bengkel,12 JTM
5Ketua Program Keahlian / Program Studi12 JTM
6Pembimbingan khusus dengan satuan pendidikan yg menyelenggarakan pendidikan inklusi ataupun pendidikan terpadu / Pembina Asrama12 JTM
Guru dengan Tugas Tambahan Lain
1Wali Kelas2 JTM
2Pembina OSIS2 JTM
3Pembina Ekstrakurikuler,2 JTM
4Koordinator Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) / Koordinator Penilaian Kinerja Guru (PKG) / Koordinator Bursa Kerja Khusus (BKK) dengan MAK2 JTM
5Penilai Kinerja Guru,2 JTM
6Guru Piket1 JTM
7Ketua lembaga sertifikasi profesi pihak pertama (LPS-P1)1 JTM
8Pengurus organisasi/asosiasi profesi guru (Tingkat Kab/Kota, Provinsi, Nasional)1, 2, lagi 3 JTM

Atau lihat gambar berikut

Ekuivalen JTM guru dengan tugas tambahan  yg diakui dalam pemenuhan beban kerja guru  lagi  dedar Ekuivalen Tugas Tambahan Guru Berdasar Juknis TPG 2020

-----

UPDATE 5 MARET 2020

Dengan terbitnya Surat Edaran Dirjen Pendidikan Islam Kemenag Nomor 0360/DJ.I/01/2020 tentang Revisi Petunjuk Teknis Penyaluran Tunjangan Profesi Guru Madrasah Tahun 2020, maka beberapa tugas tambahan mengalami perubahan ekuivalensi.

Untuk melihat perubahannya, silakan baca: Edaran Revisi Juknis TPG 2020 - Ekuivalensi Tugas Tambahan

----

Yang paling mencolok memang perubahan ekuivalen JTM wali kelas. Pada juknis TPG 2020 wali kelas diakui ekuivalen 6 JTM tetapi dengan Juknis TPG Madrasah 2020 dikurangi hingga tinggal 2 JTM. Tampaknya pengakuan ini disesuaikan dengan Permendikbud Nomor 15 Tahun 2020 Tentang Pemenuhan Beban Kerja Guru, Kepala sekolah, lagi Pengawas Sekolah.

Tugas tambahan lain guru, beroleh diakumulasi dengan paling banyak enam JTM per minggu bagi guru mata pelajaran. Atau diekuivalensi dengan pembimbingan terhadap satu rombongan belajar pertahun bagi guru BK lagi TIK. Sehingga bagi guru mapel yg mendapat tugas tambahan lain tetap wajib mengajar minimal sebanyak 18 JTM.

Sedang bagi guru dengan tugas tambahan guru (seperti wakil kepala madrasah), beroleh melaksanakan tugas tambahan lain guru tetapi tidak diperhitungkan ekuivalen sebagai pemenuhan beban kerja guru sebayak 24 JTM, meski tetap dihitung sebagai pemenuhan terhadap beban kerja selama 37,5 jam kerja efektif.

Khusus untuk tugas tambahan sebagai wakil kepala madrasah lagi kordinator bidang pendidikan (MI), diatur sebagai berikut:
  • Koordinator Bidang Pendidikan (MI):
    • 1-6 rombel sebanyak 1 orang koordinator
    • 7-12 rombel sebanyak 2 orang koordinator
    • 13-18 rombel sebanyak 3 orang koordinator
    • 19 rombel ataupun lebih sebanyak 4 orang koordinator
  • Wakil Kepala Madrasah :
    • 1-3 rombel sebanyak 1 orang wakil kepala
    • 4-5 rombel sebanyak 2 orang wakil kepala
    • 6-8 rombel sebanyak 3 orang wakil kepala
    • 9 rombel ataupun lebih sebanyak 4 orang wakil kepala

Ekuivalensi Tugas Tambahan di Simpatika


Sampai saat artikel ini diterbitkan, Simpatika masih mengacu dengan juknis lama. Dimana untuk wali kelas masih ekuivalen dengan 6 JTM. Tetapi tidak menutup kemungkinan dalam beberapa hari ke depan atas terjadi penyesuaian. Yang semula wali kelas tercantum ekuivalen 6 JTM berubah menjadi 2 JTM. Karena simpatika memang harus mengikuti regulasi yg ditetapkan oleh Kementerian Agama.

Mungkin karena ini pula maka hingga saat ini, fitur ajuan S25 (keaktifan kolektif) di Simpatika belum aktif. Sehingga nanti setelah Simpatika mengakomodir Juknis TPG 2020, barulah fitur S25 diaktifkan.

So, sambil menunggu perubahan di Simpatika, ada baiknya kepala madrasah untuk mengalkulasi ulang pembagian tugas mengajar lagi tugas tambahan di madrasah masing-masing. Tentu dengan mengaplikasikan aturan terbaru terkait ekuivalensi tugas tambahan guru berdasar Juknis TPG 2020 ini. Sehingga masing-masing guru sertifikasi atas mampu memenuhi 24 JTM sebagaimana syarat pencairan tunjangan profesi guru. Dan apabila pun tidak beroleh terpenuhi, guru masih memiliki waktu untuk mencari madrasah non induk untuk menambah JTM-nya.